Home > kompas > Warga Indonesia di Luar Negeri dan Sosialisasi Pemilu

Warga Indonesia di Luar Negeri dan Sosialisasi Pemilu

Kompas, 15 September 2008
(berikut ini tulisan ‘asli’ yang saya kirimkan ke Kompas, jika yang dimuat di koran ada sedikit perbedaan, itu karena diedit oleh Redaksi)

Anggota KPU jalan-jalan ke luar negeri?

Membaca berita bahwa anggota KPU ke beberapa kota di luar negeri hanya untuk menjelaskan seluk-beluk Pemilu 2009 yang direncanakan, pasti banyak yang berpendapat bahwa hal itu adalah sebuah pemborosan yang tidak harus dilakukan.

KPU sudah memiliki website yang dapat diakses oleh semua orang. Di website itu KPU dapat menjelaskan berbagai hal dengan sangat mendetail, bahkan jika mau, anggota KPU juga dapat berinteraksi secara langsung dengan pengunjung website dimanapun di seluruh dunia, tidak perlu datang ke negara-negara lain hanya untuk memberikan penjelasan, yang katanya tidak dapat disampaikan oleh kedutaan atau konsulat. Apakah memang ada hal yang begitu rumit sehingga hanya anggota KPU yang dapat menjelaskannya secara langsung?

KPU lebih baik konsentrasi di dalam negeri. Sampai sekarang sosialisasi pergantian coblosan menjadi mencentang, belum dilakukan ke masyarakat, bayangkan orang-orang desa yang tidak pernah memegang pena. DPS-pun hingga sekarang belum dapat diminta oleh Partai Politik di KPU (daerah). Bagaimana bentuk kertas suara, apakah akan memuat foto caleg, atau hanya tulisan namanya, juga belum jelas, bayangkan orang-orang yang buta huruf. Ditambah lagi bahwa pada masa sekarang ini di daerah ada pergantian anggota KPU.

Memang penting sosialisasi kepada masyarakat Indonesia di luar negeri, tapi dengan asumsi bahwa masyarakat Indonesia yang keluar negeri memiliki kemampuan yang cukup, tidak terlalu sulit menjelaskan hal-hal seputar Pemilu kepada mereka, dibandingkan dengan sebagian masyarakat di dalam negeri yang memiliki berbagai keterbatasan, terutama masyarakat kelas bawah, juga yang tinggal di desa-desa, yang berpendidikan rendah bahkan tak berpendidikan, dan mereka juga bagian dari Indonesia yang perlu diperhatikan.

Terima kasih,
Petrus Wijayanto – Jl. Seruni no. 5 Salatiga

Categories: kompas
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.