Tabung Elpiji Tanpa Karet Pelindung
KOMPAS, Minggu, 21 Februari 2010
Beberapa kali saya menjumpai tabung elpiji (12 kilogram dan 3 kilogram) yang ketika regulator dipasang terdapat kebocoran gas. Setelah diamati, penyebab utama adalah karet penyekat/pelindung yang jelek, dan kadang karena regulator yang konstruksinya kurang bagus, tidak dapat menekan karet dimaksud dengan baik.
Untuk masalah regulator, yang bisa dilakukan adalah membeli yang baik. Harga yang mahal tidak selalu menjamin, tetapi harga yang murah jelas lebih meragukan. Untuk masalah karet penyekat (ring/seal), solusi praktisnya konsumen mengganti sendiri dengan karet yang bagus jika memiliki cadangan karet penyekat. Jika tidak ada karet pengganti, dari pengalaman saya, karet jelek itu bisa ditambah dengan lilitan seal tape.
Jika karet penyekat menjadi tanggung jawab agen, atau stasiun pengisian bulk elpiji (SPBE), apa wajar jika konsumen mengembalikan tabung kosong tanpa karet penyekat? Artinya, setelah tabung gas kosong, konsumen dianjurkan untuk melepas/mencungkil karet penyekat sehingga ada keuntungan bagi kedua belah pihak.
Konsumen akan memiliki cadangan karet penyekat (bekas), dan oleh agen atau SPBE, tabung-tabung gas akan dipasangi lagi dengan karet penyekat baru, dengan harapan karet yang baru dipasang itu berkualitas baik.
Semua pihak akan diuntungkan. Sebab, berita tentang tabung elpiji meledak, akibat gas yang bocor, masih sering terdengar. Kebocoran gas bisa terjadi karena selang/pipa yang kurang baik, atau kebocoran di ”mulut” tabung, akibat regulator yang kurang baik, atau karet penyekat yang jelek.
PETRUS WIJAYANTO – Jalan Seruni Nomor 5, Salatiga, Jawa Tengah
nb. aslinya saya beri judul: “Kembalikan tabung gas tanpa karet penyekat?”

Recent Comments